PayPerPost, Ah, Akhirnya
Lama nggak ngeposting gara-gara banyak kerjaan + update mendadak google PR yang bikin sedikit dag dig dug + adanya suspended di salah satu blog wordpress yg dipakai buat review…ah akhirnya saya sementara ini menunda dulu kontes berhadiah domain dan buat forum jual beli domain di thedomain.tv berhubung timing yang kurang tepat.
Meski demikian, blog ini PR nya naik dari 0 ke 4..huehuehuehue ![]()
Baiklah, daripada pusing dan pening..mari kita membahas program satu ini.
Setelah ditolak hampir sebanyak 5 (lima) kali di mbahnya program paid review PayPerPost, akhirnya blog saya diterima juga. Seneng? Pastinya duonk. Sebagai engkongnya program paid review, saya kira siapa pun pasti mengidam-idamkan blognya agar diapprove oleh PayPerPost. Maklum, PayPerPost (PPP) terkenal dengan jumlah job dan tawaran penghasilan yang cukup menggiurkan. Ibaratnya cpc, PPP itu google adsensenya.
Berhubung sampai hari ini saya sudah mengerjakan kurang lebih 11 job ditambah personal experience plus informasi-imformasi lain yang saya cari tahu mengenai program ini, maka saya memberanikan diri untuk membahasnya sebagai lanjutan dari rangkaian pembahaan program paid review menyusul smorty dan sponsoredreview yang sudah saya tuntaskan sebelumnya. Mudah-mudahan ga salah ya.
PayPerPost biasa disingkat PPP adalah broker paid review yang sangat kredibel, merupakan bagian dari big company-nya online earning for blogger. Kenapa saya bilang begitu? Ya, karena hal ini sangat jelas terlihat di halaman opportunity mereka dengan jumlah advertiser/job yang selalu diatas angka 150 ekor buah. Wow.
All right, mari kita mulai dari bagian awal supaya ga ngalor ngidul.
Diterima di PPP
Meski mereka tidak mensyaratkan besarnya Google PR maupun alexa rank, namun berdasarkan pengalaman saya faktor ini adalah vital karena job yang nantinya bisa kita ambil akan diukur berdasarkan parameter tersebut, terutama PR. Jadi saran saya ada baiknya kamu hanya mendaftarkan blog-blog ber PR 3 keatas saja. Percuma kan kalau nanti sudah diterima tetapi ga ada job yang bisa diambil.
Untuk diterima oleh PPP, blog kamu harus memiliki usia kurang lebih 3 bulan dengan konten yang orisinil dan bebas iklan. Maksudnya adalah ada baiknya kamu mempersiapkan satu blog khusus yang hanya dipergunakan untuk PPP semata, atau bisa juga digunakan di banyak program setelah blog tersebut diapprove oleh PPP. Dua kali penyebab blog saya ditolak adalah karena faktor ini : Blog ber PR 4, memiliki content original tapi sudah diikutsertakan di program lain seperti smorty ataupun sponsoredreview. Meski pun postingan di blog tersebut bisa digolongkan orisinil karena tulisan yang berisi review job dari broker lain juga saya anggap orisinal (kan bukan dari hasil copy paste), tetep aja blog tersebut ditolak. Nah, setelah memutar otak, saya akhirnya mencoba untuk mendaftarkan blog saya yang masih perawan (baca : belum didaftarkan di program paid review lain), yessss akhirnya blog tersebut diterima.
Setelah blog tersebut diterima oleh PPP, keruan saja saya langsung daftarin ke program lain yang hasilnya juga diterima. Jadi ini mungkin sedikit tips dari saya biar blog bisa optimal tapi ga ditolak oleh PPP.
Cara Kerja
Saat ini PPP memperbolehkan setiap blog mengambil 3 job setiap harinya. Jadi kalau misalnya kamu punya dua blog yang diterima di PPP, maka kamu bisa mengerjakan 6 job sehari dengan nilai rata-rata per job $5-$20. Meski demikian, untuk menambahkan blog lain ke dalam account PPP, kamu diharuskan sudah memiliki 10 buah job yang disetujui oleh mereka terlebih dahulu.
Mengapa tadi saya bilang PR itu penting? Di bagian ambil mengambil job inilah PR akan berbicara banyak. Setiap advertiser memberikan persyaratan kepada blog yang ingin mengambil job dari mereka. Persyaratan ini meliputi PR, wilayah asal blog, dan sebagainya. Sampai hari ini, dengan blog PR 4, saya tidak pernah kekurangan job karena hampir semua unavailable opportunities itu disebabkan oleh PR (4 keatas) dan wilayah asal blog. Kebanyakan dari para advertiser hanya memperbolehkan blog-blog dari Amerika Utara, Eropa dan Australia saja yang bisa mengambil job yang mereka tawarkan. Bayangkan jika kamu hanya memiliki blog PR 0 + blog boleh numpang (blogspot/wordpress) + berasal dari wilayah Asia = Niscaya, kamu kelak bakal jadi fakir job di program ini. Pokoknya percuma deh misalnya kamu nantinya diterima oleh mereka.
Oh iya, biar ga lupa, saya mau kasih informasi mengenai warna di halaman opportunities. Ada 4 warna yang mereka pakai untuk mengindikasikan sebuah job. Putih berarti normal job dan job tersebut bisa diambil. Hijau berarti featured job dan job tersebut juga bisa diambil. Abu-abu berarti job tersebut bisa diambil, hanya saja advertiser belum menambahkan dana mereka sehingga tidak bisa diambil untuk saat itu. Sedangkan yang terakhir merah berarti job tersebut ga bisa kamu ambil.
Lainnya
Sempat menemui masalah dengan disclosure policy di PPP. Tapi sudah bisa diselesaikan berkat bantuan master-master di forum adsense-sby.
Jadi tertarik buat mencoba peruntungan kamu di PAYPERPOST?
Daftarkan blog kamu via reff saya yah :
PS : masih ada banyak hal yg belum tuntas dibahas mengenai PPP, so silahkan cari sendiri infonya yach.
Sumber Informasi:
http://prolr.wordpress.com/2008/03/02/payperpost-ah-akhirnya/






























This is default description text on Padangan Themes, of course you can change this text via you profile administration.
October 20th, 2008 at 5:00 am
hoo gitu yahhh aku diterima ga yahh?? coba cek blogku deh..