Belajar Internet Marketing & Bisnis Web Proxy - Pendahuluan
Belajar Internet Marketing saat ini dan Pada saat heboh kasus blokir situs di Indonesia, ada satu pihak yang tersenyum. Mereka adalah para pemilik situs web proxy. Kenapa? Karena semakin banyak situs yang diblokir, maka kans mereka untuk mendapat tambahan pengguna semakin besar. Tidak hanya di pasar lokal, di luar negeri pun kebanyakan pemakai layanan web proxy adalah para pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang situs favoritnya menjadi korban kebijakan blokir di tempat mereka mengakses internet.Pada awalnya, saya termasuk yang heran kenapa begitu banyak orang yang tertarik untuk masuk ke bisnis web proxy. Selain saingannya banyak, mencari hosting yang memperbolehkan situs web proxy gampang-gampang susah. Kalau pun ada, harganya pun di atas standar, walau begitu tetap semangat untuk belajar internet marketing :-).
Namun sekarang, setelah mencoba sendiri masuk ke dalam bisnis tersebut dengan bermodal beli 2 buah e-book tentang bisnis web proxy, akhirnya saya paham bahwa sebenarnya berbisnis dengan menyediakan layanan ini kepada yang membutuhkan adalah hal yang cerdas.
Sedikit hitung-hitungan.
belajar internet marketing dengan Situs web proxy saya dibuka pada tanggal 14 April lalu. Scriptnya gratis, tapi total biaya yang saya keluarkan untuk hosting, domain, dan promosi (saya memilih alternatif cepat) adalah sebesar $150. Timbal baliknya, situs web proxy tersebut mendapatkan pengunjung unik 3000 ~ 5000 per hari dan penghasilan rata-rata $7 - $10 kumulatif dari Google AdSense dan AdBrite.
Balik modal kan?
Nah, bagaimanakah cara membuat situs web proxy? Apa saja trik-triknya? Dan bagaimana cara menghasilkan uang lebih banyak lagi dari situs web proxy kita? Temukan jawabannya dalam tulisan-tulisan saya berikutnya
Bagian kedua dari mini-seri Bisnis Web Proxy akan membahas tentang persiapan dan pembuatan situs web proxy, tetap semangat ya belajar internet marketing :-).
Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 25 April 2008. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.






















